7.13.2009

CERITA LAMA

No comments    
categories: 
A SPECIAL RHYME FOR MY BEST FRIEND

Di sana apa kabarmu ?
Lama kita tak bertutur kata
Apakah sekarang kau sendirian ?
Ingatlah kenangan kita bersama
Kau akan rasakan indahnya hari-harimu
Dalam kenangan…
Dalam hati yang dalam
Dalam jiwa yang tenang
Dan pikiran dekat dihati

Ketika kau tak sendirian
Kau bisa berbagi pada yang datang
Ketika kita tak saling percaya
Kau percaya pada yang lain

Kita sama menua di ruang yang sama
Cepat lupa dan tak waspada
Tak awas lagi pada logika
Bahwa kita tak sendirian
Kesepianmu mengancamku
Datanglah, tidur lagi di pangkuanku

Apa kabarmu ?
Lama kita tak berpandang mata
Racun putih itu
Apa masih melekat di tubuhmu ?

7.12.2009

CERITA LALU

No comments    
categories: 
a special rhyme for my close friend

Sekali lagi aku jatuh cinta pada ranting keringmu
Pada pohon layu dan daun tak hijau

Pada padang pasir
Yang kau bebat dengan tanganmu

Masa lalu seperti datang membuatku buta
Mencengkram bahuku, memutar otakku

Lembut senyum yang kakal kembali di bawa angin
Menggangu dengan kenyataan lain
Malam..dingin..tawa…gitar…dan lagu-lagu…
Duh, sepatah cinta tanpa saling berbalas

Datang angin dari depan dari belakang
Datang cinta yang dulu yang sekarang

Aku jatuh cinta sekeras penolakan hatiku atsnya
Pada ranting dan pohon layumu
Pada daun tak hijau
Pada angin yang menghadirkan senyum kekal itu…

Ini hanya cerita lama yang…
Tak pernah selesai !!



Digubah dari puisi karya Gunawan Maryanto

7.10.2009

Untitled

No comments    
categories: 
Kesepian yang datang mengancamku
Terbelenggu dalam raga yang hidup tapi tak bernyawa
Jiwa yang lama terkukung dalam relung-relung kegelapan hati
Kelabu, suram dan penuh misteri
Dia bertanya, apakah seiring dengan hilangnya dewa cahaya
Kegelapan yang datang akan semakin memeluk batinnya?
Dia merasa, saat kegelapan itu datang, hatinya pekat
Selaras dengan kegelapan malam yang mendekap erat
Pelukan yang tak rela melepasnya, walaupun dia dengan
Sepenuh rasa meminta

Tolong…tolong aku dari kekosongan jiwa
Lepaskan aku dari rangkulan yang menyakitkan raga
Berikan, kasih aku walau hanya setitik nur dari surga
Aku ingin wangi firdaus tercium dalam inderaku
Aku mengharap, nur dari taman kebahagian abadi
Datang sedikit saja saat aku membuka mata

Cahaya, aku merindukan saat aku bisa melihat bunga
Jasmine, Bougenville, Edelwiss and Rose juga pohon hijau
Aku kangen saat aku menatap laut diatas kepalaku
Laut biru dengan batu-batu putih bergumpal
Juga hijaunya air laut ditepi pantai
Please…kasih aku walau hanya secercah nur dari surga
Agar semua kegelapan, kepekatan, warna hitam, kelabu kelam
Hanya akan jadi sisa-sisa yang semu