8.17.2009

17 Agustus ala Aniz dan kawan-kawan

2 comments    
categories: 
17 agustus 2009,,,hmmm 64 tahun nic kita merdeka. Banyak banget perubahan yang kita rasakan di Indonesia tercinta ini, sekarang usia aq sih udah 18 tahun ( Oktober entar udah 19, wew makin tua aja hahaha), 18 tahun menjalani hidup di Indonesia aku pikir aku sudah merasakan kemerdekaan. Yang paling utama adalah merdeka dari penjajahan militer ( tapi penjajahan di bidang ekonomi pasar dan social kayaknya masih deh hehehe), merdeka dari kebodohan dan keterbelakangan dari bangsa lainnya juga mendapatkan demokrasi untuk perubahan. Pokow na 17 agustus tahun ini aku semangat! Dari pagi tadi aku nonton berbagai cara rakyat Indonesia merayakan kemerdekaan di berbagai daerah. Juga bagaiman uniknya mengibarkan bendera merah putih di dasar laut Manado mampu memecahkan rekor dunia dan ini membuktikan Indonesia sebagai Negara kepulauan yang besar mempunyai sesuatu hal besar untuk ditunjukkan pada dunia, kado manis untuk kemerdekaan kita. Juga ada pengibaran bendera di puncak tertinggi gunung Rusia. Yang tak kalah menarik adalah bagaimana seriusnya pengibaran bendera merah putih di seluruh Indonesia terutama di Istana Negara. Nonton acara tadi serasa bangga banget jadi remaja Indonesia. Terharu setelah setahun tidak pernah upacara lagi karena berstatus mahasiswa (sumpe...aku jadi sedih, padahal dulu paling malas ikut upacara huhuhu). Hmm...mudahan euphoria kemerdekaan tidak cuma hari ini saja. Sudah sepantasnya kita generasi setelah kemerdekaan ini mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang creative dan inovatif. Jangan pernah berhenti belajar. Seperti hadis Rasulullah SAW. "Tuntutlah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat". Itulah agama pun mengajarkan kita untuk tidak berhenti menemukan hal-hal baru.

17 Agustus ala Aniz adalah nonton TV dari pagi tadi menyaksikan detik-detik proklamasi sampai berakhirnya pengibaran bendera di Istana Negara. Terus santai sambil bantu-bantu jaga toko. And sorenya barulah semangat ku kembali lagi hehehe. Dengan dua cs ku Ana dan Nora, kita jalan-jalan melihat suasana 17 agustus di kota kami. Yang paling seru sih nonton penurunan bendera live dari kantor Bupati Barito Timur (ini kabupatenku). Penampilan ade-ade paskibraka dan marching band kabupaten cukup menghibur puluhan masyarakat Barito Timur yang menyaksikan upacara secara live. Dan serunya disana kami ketemu teman-teman lama ( sekarang rata-rata kuliah di luar kota bahkan luar pulau Kalimantan) yang ternyata juga kangen upacara. Hiyaaa masak sih? Itulah karena selama setahun ini kami merasa kehilangan maybe. Arin, Ina, siska, Ayu dan Neno. Kita ketemu lagi dengan mereka. Sungguh walupun waktunya singkat karena keburu maghrib, kita happy karena bisa ketemu di sana. Di RT ku tidak ada acara 17an. Karena kesibukan sudah memakan waktu untuk membuat perayaan. Tidak ada lari karung, panjat pinang ataupun makan kerupuk rame-rame. Semuanya larut dalam kesibukan masing-masing. Padahal hanya satu hari dalam setahu. Aku merasa bersalah sebagai generasi muda karena tak bisa memberi kontribusi berarti untuk RT ku! Hanya RT saja, apalgi untuk kabupaten hehehe
Tapi itu bukan masalah, hari ini tidak bisa, esok pasti lebih baik. Aku tidak ingin mati sebelum berguna dan mengabdi untuk Indonesiaku juga tak ingin mati sebelum aku benar-benar bertaqwa kepada Allah SWT( amin45X) Semoga! hehehe

2 comments:

  1. Mba Fanny : iaya nic, walaupun nggak ada lomba2 khas 17 agustusan, asiknya bisa ketemu teman2 lama..hehehehe

    ReplyDelete

Thank you very much for visiting my blog :D
Tinggalkanlah jejak dengan memberikan komentar atau sapaan pada penulis ^^