3.25.2014

Bandung-Depok-Bandung

4 comments    
categories: ,

Lembaran Kedua, Tuesday, 25th March


Flashback sebelum pindah ke Depok
Tanggal 15 Januari adalah waktunya daftar ulang langsung ke UI. Aku berangkat ke depok bareng mita. Perjalanan menuju depok hari itu sesuatu banget, diantar oleh best friend Mustika dan Inderi jam 4 pagi kami berangkat ke terminal BUS Cileunyi, Bandung. 

Kejadian konyol terjadi hari it , bis pertama Primajasa yang ditunggu-tunggu dan datang jam 4.30 am, ternyata FULL sampai berjejal dan ada yang berdiri. NO! perjalanan ke Jakarta di hari senin pagi sama aja dengan bunuh diri kalau dalam bis berjejal. Mengejar jam 9 sudah harus di UI, akhirnya kami memasrahkan naik dibus Primajasa kloter berikutnya (udah kaya rombongan umrah aja) ke 2? Masih berjejal, ke 3? jam sudah menunjukkan jam 5.30 pagi. Arah pasar rebo selalu penuh, sungguh sebuah pengalaman tak terlupakan, kita berdua gak dapat tempat duduk dan terpaksa duduk disebelah SOPIR. Aku yang rada-rada parno sama perjalanan darat lebih dari 3 jam sialnya pagi itu nelan ANTIMO biar bisa tidur bebas di BUS maksudnya, dan terjadilah ,,, duduk separuh pantat dikursi kayu kecil yang entah kenapa apa sudah dari sananya disediakan oleh ini BUS. 

Mama…. Anak gadismu tercinta masuk ke bis penuh lelaki yang mengejar masuk kerja pagi. Alhasil 3 jam lebih dengan mendekap ransel (dalam hati ingin nangis sih melow seketika LOL), ternyata hanya untuk mendaftar ulang aja pagi2 sudah dapat ujian ketahanan fisik dan mental hahahaha. 

Penampakan Bus Primajasa

 
3 jam lebih dalam bis dibarengi HUJAN deras diluaran dan AC BUS semakin membekukan kaki, badan rasa remuk redam tanpa sandaran kursi dan duduk pantat setengah tadi (dijamin kalian gak kebayang) Tapi Alhamdulillah masih bisa duduk lo,,, iaa dibanding orang2 yang berdiri tanpa pegangan itu, lah memang bus nya diciptakan buat duduk  bukan buat trans Jakarta, ini trans Bandung-Jakarta. 

Tepat pukul jam 8.40an tibalah di terminal pasar rebo Jakarta, disambut gerimis sisa-sisa hujan deras, tiba sebelum jam 9 sudah buyar di kepala. Berharap tidak apa-apa walau terlambat. Kita kejar angkot no 19 nyebrang ke lampu merah, dalam angkot duduk berjejal udah pasti diiringi gerimis PANAS nya kota ini. Bandung yang adem langsung berkecamuk lagi dikepalaku, seandainya belum bayar 15Juta itu sudah pasti aku akan balik ke Bandung dan memilih UNPAD. Disertai macet alhasil 30menitan sampailah kami di Margonda, Depok. Dengan berlari kecil kami kearah gang Pondok Cina menuju ke UI, terus sampai ke stasiun kereta api UI. Apakah kami akan naik kereta? Hahaha tidaklah kawan, kita hanya menyebrangi rel menuju ojek. YEAHH OJEK. Diantar abang OJEK lah kami sampai dengan keadaan sedikit tidak cantik ketengah kerumunan MABA berwajat tak lagi muda. Hahahaha

Mita nanya: Daftarnya dimana? Kurang lebih gitu terus nanya lagi ini registrasi ulang apoteker kan?

Lah mbak-mbak yang ditanyain senyum dan bilang langsung aja keujung, aku bingung mita bingung, untungnya pak satpam baik melihat kebingungan kita dan nunjukin arah daftar ulang yang ternyata panjang, udah ah ni cerita bertele-tele banget. INTINYA registrasi ulang selesai yang prosesnya panjang. Dapat KTM baru dan jas KUNING nya UI. Selesai deh hahahaha tau gak sih ternyata hari itu yang daftar adalah Apoteker dan DOKTER-DOKTER yang ngambil spesialis di UI (jangan2 mbak2 yang ditanya tadi bu dokter LOL). Wow bening mata lihat dokter2 cakep. SERIUS tapi sudah banyak yang agak tua2 kayaknya hahahaha maklum udah mau ambil spesialis sih.
 
Kita pulang naik ojek lagi, sholat dan makan di dekat danau UI. Lanjut jalan kaki menuju POCIN untuk mencari kos buat menyambung hidup di depok hahahaha….. setelah mutar2 pocin jadilah tidak menemukan kos yang cocok,, hiks. Terus Tanya deh sama Friska (temen yang juga lulus di UI), dari kampus lalu cuman kita bertiga yang di UI. Friska bilang banyak kos di kukel. Kukel adalah singkatan umum untuk daerah kelurahan kukusan belakang pagar UI. Sepakat dengan mita kita carter ojek 40ribu buat nemenin nyari kos di kukel. 

Pencarian yang melelehkan dimana ditemani hujan seharian di Depok dari gerimis sampai hard rain!!. Dan dari sekian banyak kos, dari yang 1 juta lebih sampai yang 500ribu perbulan akhirnya kita memilih wisma INTAN. Dimana ini adalah kos yang dipilhkan Allah untuk kami ber dua. Kos yang hangat (PANAS) dengan teman-teman baru yang menyenangkan (ADEK2 semua rata-rata kelahiran 1995) Alhamdulillah kita paling muda teman-teman hahahaha. Kos bernuansa hijau its comfort. 600ribu sebulan cukuplah sebuah kamar mungil plus kamar mandi dengan perabot dalam udah cukup komplit free WIFI juga (hal wajib buat mahasiswa).

Hari itu juga kami pulang ke Bandung, kos diputuskan akan disewa mulai 1 Februari, karena AJIBNYA proses perkuliahan ternyata pada tanggal 7 Februari. Kesel gak sihhhhh ya iya artinya sampai dengan waktu kuliah tiba masih ada 2 minggu lebih FREE. Karena hujan kita membeli sebuah payung distasiun kereta api UI lumayan daripada ujan-ujanan kaya anak tersesat ngegembel di DEPOK dengan blazer dan ransel kita membeli payung. HAHAHA . Pulang ke Bandung naik si PRIMAJASA lagi adegan gak dapat kursi tadi subuh kebayang lagi, sambil terus berdoa dalam hati, aku dan mita naik angkot no 9 ke Pasar Rebo. 20 menitan sampailah kita dan ala turis menunggu ditrotoar si BUS ini dating, gak sampai 10 menit datanglah si BUS, dengan berlari kecil kami naik ke BUS dan ALHAMUDULILLAH dapat kursi. Akhirnya aku bisa tidur batinku dalam hari. Gila AC bus SUPER DINGIN sore itu. Menggigil rasanya dan aku keluarkan si JAKET Almamater UI yang kuning menyala dan diselimutkan dengan nyaman, Mita disebelah hanya tertawa dan akhirnya 2,5 jam an kita sampai di terminal CILEUNYI, Bandung. 

Turun dari bis AC yang super dingin tadi suer pengen pipis tapi jam udah nunjukin jam 9 malam. Ditahan aja sampai rumah. Suhu Bandung malam itu dingin… masih dengan jas almamater UI yang dipasang terbalik aku membuka tas melihat suhu Cileunyi di hpku, 14 Derajat Celcius, dingin laaah apalagi area terminal sepi dan luas. Bandingkan dengan Depok siang tadi yang walaupun hujan sepanjang hari tetep gerah (Suhu depok saat itu 30 Derajat C). 

Kita lanjutkan menuju rumah dengan naik angkot , dan sialnya si angkot NGETEM, 15 menitan dalam angkot sambil bbm an sama teman dan ngobrol sama Mita akhirnya kita nyerah nuggu tu angkot berangkat, dengan berjalan kaki (again) kita cari angkot yang siap berangkat dan VOILA akhirnya ditunjukkin sama bapak2 yang baik diterminal kalau angkot yang mau berangkat ada sedikit jalan kaki 200meteran dari angkot ngetem tadi. Cuss naik angkot jurusan CIbiru. Sampai bundaran Cibiru siperut lapar dan kebelet pipis baru terasa lagi hahaha, kita turun dari angkot dan naik angkot jurusan Cicadas. Gak berapa lama ngetem penumpang penuh dan meluncur sampai panyiluekan. Depan gerbang komplek menuju rumah kita sepakat naik becak berdua  karena lebih aman daripada OJEK. Akhirnyaaaaa RUMAH sudah didepan mata. Rumah kontrakan yang comfort dan sudah 2 tahun menemani aku di Bandung. Bayangan kasur dan mie hangat sudah mengawang, masuk rumah apalagi kalau bukan TOILET! LOL
 
Selesai cerita seharian yang melelahkan BANDUNG-DEPOK-BANDUNG itu. Kembali pada hati yang kesal, tanggal 16 Januari dengan galau aku pengen pulang ke KALIMANTAN lagi dan ini adalah pilihan yang sulit karena baru menghabiskan uang 15juta untuk daftar ulang, 1juta uang saku dan 1,5 juta tiket PP tgl 13 sd 15 Januari. dan sekarang mau minta pulang lagi aja (waktu itu) *anak manja nya aku ini sudah Sarjana padahal (baru sadar sekarang :p). Kutelepon ortu mengabarkan capeknya hari itu dan masalah libur yang diuluar perkiraan lamanya, dan dengan nego yang alot akhirnya diijinkan pulang sama mama. Kalau Ayah sih cuek bae dan fine2 aja aku balik ke Kalimantan…Ayah gak masalah dan hitung-hitungan kaya mama hahaha maklum mama. Walau sempat dibarengin adegan nangis-nangis minta pulang dan ngambek karena merasa mama kasih izin pulangnya setengah hati akhirnya sebuah tiket ke Palangkaraya aku beli juga untuk penerbangan tanggal 18 Januari HAHAHAHA…cuss meluncur ke Kalimantan lagi deh,,, my home I’m come back again LOL. Malu juga ingat adegan sedih tanggal 13 Januari saat bilang sama keluarga disana see u in Ramadhan alias menjelang Lebaran baru bisa pulang kampung. Dan gak taunya balik lagii setelah daftar ulang. KONYOL. 
 
Kuliah di UI adalah tantangan tersendiri buatku, kampus yang hijau dan aku bangga bisa kuliah disini. Dengan dosen-dosen terbaik dibidangnya (relative), dan satu mata kuliah ada yang 4 dosen pegang barulah SYOK dengan aturan waktu dosen-dosen ini. Pusing deh APOTEKER UI gak ada jadwal kuliah yang fix, semua tergantung dosennya kapan bisa masuk (SEBUAH SISTEM YANG HARUS DIUBAH MENURUTKU). Jadwal kuliah full senin sd sabtu dan ini menyita waktu mahasiswa sibuk seperti aku (Ciyus kan bisa dijadiin kuliah 4 hari aja) Fine laaah.... aku bertemu teman-teman kelas super menyenangkan, kompak, konyol, pinter2 semua,  pokoknya kesan pertama adalah: Kelasnya Asyik Deh 

Well cukup sekian cerita kita ini, inilah hidup dan aku mencintai hidupku mencintai siapa aku dan mencintai keluargaku sepenuh jiwa dan hati. Setiap aku ingin mengeluh, aku selalu mengingat kerja keras mama dan abah disana. Semoga rejeki selalu diberikan tanpa kurang pada kami sekeluarga dan syukur-syukur bisa membaginya dengan yang kekurangan.
Semoga di apoteker ini aku bisa memberikan yang terbaik untuk kampus baru ku, untuk ku dan untuk perkembangan ilmu pengetahuan khususnya dibidang Farmasi ini yang akan terus berkembang di INDONESIA (hei anis mulai serius) *di aamiinkan aja yah

Aku tidak mahir berkata, tidak mahir menulis komedi apalagi cerita lucu (hiks), tapi apa yang aku tuliskan inilah aku dan gaya menulisku. Selalu menulis agar semua terekam dengan baik dan akan menjadi sejarah untuk generasi berikutnya (jadi serius amat oooooo)^^

Be continued……

4 comments:

  1. Tulisan yang menyenangkan untuk dibaca, kayak nonton film .. detail, dan juga menegangkan ... bagus.. LIKE it

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha tulisannya ini kalau aq baca lagisepintas mesti diedit dimana2 ya,,, maksih udah berkunjung n meninggalkan jejak nya Aunul Fauzi

      Delete
  2. Yang ingin saya tanyakan adalah....

    Berapa biaya dari depok ke bandung? Wkwk

    ReplyDelete

Thank you very much for visiting my blog :D
Tinggalkanlah jejak dengan memberikan komentar atau sapaan pada penulis ^^