1.18.2015

Apoteker Universitas Indonesia 2015 (Finished Part 1)

6 comments    
categories: 
Alhamdulillah

Muka polos setelah sidang komprehensif
Congratss Anis sudah jadi Apoteker
Yeay, Selamat Yasmine
Selamat ya kak, moga bla bla.....
Selamat Anis
Selamat sistaa
Aaah sudah kelar apotekernya? Selamat ya Nis
Alhamdulillah ya Anis
Yasminee selamat sudah Apoteker
dan puluhan ucapan selamat dari teman-teman di medsos : Path, BBM, Instagram, Facebook hahaha

UPS tunggu dulu pemirsa, saya belum resmi menjadi Apoteker : BELUM DISUMPAH nih, belum angkat sumpah. Tapi aaaah Makasih Banyak Semua Ucapannya Ya dan doa-doanya,  doa yang sama untuk yang mendoakan :D
Kemaren, Sabtu, 17 Januari 2015 aku akhirnya melewati sidang akhir Apoteker di Universitas Indonesia ^^ dan dinyatakan lulus. Alhamdulillah tiada terkira.

Alhamdulillah, Terimakasih Allah SWT
Shalawat dan salam pada panutan saya Nabi Muhammad SAW
Peluk dan Doa tiada henti pada kedua orangtua, Mama dan Abah (belum bisa meluk mereka karena belum pulkam, nanti mudahan ketemu saat wisuda di Februari Amin Ya Rabb) atas semua support tiada hingga.
Thanks buat teman2 seperjuangan, sejawat apoteker UI 79, berjuang bersama, kasih support satu sama lain, tempat bersandar, tempat berbagi cerita, walau 1 tahun aja kebersamaan kita udah merasa kalian adalah teman-teman angkatan yang baik banget udah diberikan Allah)
Thanks buat sister2 in WISMA INTAN, anak kos an yang berisik, unik, baikk tiada tara, selalu support kakaks2 nya inih buat semangatts)
Terima Kasih pada Dosen-dosen orangtua kedua ku di Universitas
Terima Kasih pada pembimbing2 lapangan yang udah membagi ilmu nya buat aku
dan semua pihak yang udah membantu, staf-staf dan sejawat kesehatan di tiga tempat PKPA tadi, pasien, responden,  pedagang makanan, mba warteg,  petugas fotocopy jilid, dan teman-teman di medsos yang bikin hidup jadi berwarna>> ngaruh sama semangat kuliah  dan nyelesaikan profesi ini

INI UDAH KAYA KATA PENGANTAR di Laporan dalam vers bahasa BANMAL hahaha

Peserta sidang "kloter terakhir"
With Mita, teman seperjuangan dari Bandung, 1 Kos di Depok
Flashback ya

17 Januari 2015
Sidang Komprehensif Apoteker di Ruang Sidang Utama
Materi ujian adalah Laporan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) yang kamu buat, kamu susun, kamu kaji dan yang udah kamu pelajari juga fahami, selama 5 tahunan kuliah di FARMASI (lalalayeyeye miris meringis....) dengan 3 Penguji (3 penguji adalah 1 tim untuk menguji 4 orang mahasiswa saja):
  • Pemerintahan: Prof. Yahdiana Harahap, MS., Apt
  • Rumah Sakit : Dra. Debby Daniel, M. Epid., Apt
  • Apotek: Dra. Juheini, M.Si., Apt
Bersama teman seperjuangan: Framita, Hertyn dan Cicilia
Alhamdulillah kita lulus bareng ^^
Hmmm cerita deh aku PKPA dapatnya ditiga tempat ini:
  • Untuk PKPA Pemerintahan aku kebetulan PKPA nya di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Note: Khusus PKPA di Pemerintahan ada 4 lokasi berbeda-beda yaitu: Binfar dan Alkes, Suku Dinas Kesehatan sampai ke Puskesmas. (juga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) >> khusus anak Industri
  • Rumah Sakit PMI Bogor (Berdua aja dengan Fenie)
  • Apotek Kimia Farma No. 42 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Berdua dengan Framita)

Hertyn, Ina, Cici, ME, Tri, Mita dan Nisa

16 Januari 2015
Belajar intensif ngereview question and answer
Ups begitulah apa yang ditanyakan selalu meleset dari prediksi hahaha
kuncinya belajarnya dicicil yaa karena semua ilmu yang udah kita dapat 5 tahunan ini akan ditanyakan tanpa tau arahnya (emot OOOO). dan begitulah kadang saking tegangnya tiba-tiba ngeblank aja waktu ditanyain (huaaa, untung seterusnya sudah bisa menguasai diri).

15 Januari 2015, 14 januari, 13 Januari, 12 Januari, 11 Januari dan seterusnya....
Belajar mulai serius, kadang merinding sendiri kalau mikir sabtu sidang "lagi"

Desember, November 2014 kebawah.....
hari-hari kita disibukkan sama 6 "laporan" yang dikonsultasikan dan direvisi dimana-mana itu, apalagi 2014 banyak keluar Undang-Undang, PERMENKES yang dibuat untuk memperbaiki atau melengkapi peraturan-peraturan lama, dan juga BPJS kesehatan (Wah "budaya" copy paste edit dari laporan UMUM kakak-kakak kelas tahun sebelumnya akan berhenti tahun ini hahaha)

Note: UU No 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 48 Tahun 2014 tentang standar pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit, Permenkes Nomor 35 Tahun 2014 tentang standar pelayanan kefarmasian di Apotek. Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas dan lain-lain.

Oktober, September, Agustus, Juli 2014
Marlina, yg duluan sidang>> Yg Fotoin Kita
Pelaksanaan PKPA ditiga tempat tadi^^
kocak, penuh tawa, ada juga tangis, Ilmu nya nambah banyak banget saat PKPA. Overall sesi PKPA mungkin akan diceritakan pada post lain)

But sesi yang paling akan aku inget seumur hidup adalah saat berebut mengejar kereta pagi berangkat jam 6an dengan KRL commuter line dari stasiun Pondok Cina (Kota Depok) ke stasiun Manggarai (30-50menitan karena kadang nunggu keretanya "ADA SPACE" di stasiun), terus jalan kaki 10 menitan ke terminal Manggarai, terus naik Kopaja 30 menitan untuk sampai ke tempat PKPA di Dirjen Binfar dan Alkes ^^

Apa yang spesial? ituu kereta "ADA SPACE", Oke yang di Jabodetabek U Know Me So Well laaah maksudnya apa hahaha Hm... berasa kaya Ikan Sardin Dalam Kaleng atau kaya sekotak pulpen dalam kemasan dus nya hahaha, itu perjuangan banget empot-empotan sampai ada adegan kejepit-jepit pintu kereta saking penuhnya gerbong-gerbong KRL pagi.
Sumpah hari ke 5 naik itu KRL gue sekarat sampai kantor (mual, demam tinggi, bahkan sempat susah nafas LOL) Lebay Euuh (kata yang biasa naik*maybe, But, I'm Sorry guys, yang udah biasa naik mungkin kamu udah adaptasi, lah aku? sama temen-temenku? AKHIRNYA kita tau perasaan kalian yang ngantor/kuliah jam segitu pakai KRL, tetep semangat ya guys kerjanya atau kuliahnya, jangan lupa kita berdoa agar jumlah kereta ditambah lagi plus gerbong-gerbong yang panjang AMINN

6 laporan apa aja? 3 Laporan Umum, masing-masing tempat kita praktek plus 3 Laporan Tugas Khusus (terserah pembimbing ngasih apa)... yaah kayak ngerjain Skripsi Deskriptif sebanyak 6 buah (keep fighting adalah moto saat merevisi-revisi laporan-laporan ini hehehe, jadi ingat perjuangan ketemu dosen pembimbing dan juga ketemu pembimbing lapangan ada yang susah ditemuin ada yang gampang, dll aaah seru deh kaya waktu zaman nyekrip). Only me ada 7 laporan ditambah 1 pengkajian resep pasien hipertensi untuk laporan bidang apotek (Bonus Bro..... -_____- ) gapapa deh biar makin pinter nih :p (ada juga temen lain yang dapat 2 tugas khusus).

Oke selesai flashback nya hahaha dan kenapa akhirnya saya menerima ucapan-ucapan selamat, menjadi apoteker sudah menghabiskan waktu 5 tahunan tapi apakah ini tujuan akhir?
kalau kaya lagunya LINKIN PARK "Waiting For The End"
This is not the end, this is not the beginning...... yah ini bukan akhir ini juga bukan awal, ini adalah sebuah langkah untuk terus berjuang.
berjuang untuk apa? kita sebagai apoteker muda (maaf waktu nulis ini belum resmi alias belum disumpah) yang baru lulus dari perguruan tinggi ini minim pengalaman PAKE BANGET, masih minim pengetahuan: Experiace is the best teacher, karena itu kita harus selalu update ilmu dan belajar terus (Seperti 7+2 star of Pharmacist: Care Giver, Decision Maker, Communicator, Manager, Leader, Life Long Learner, Teacher, Research, and Entrepreneur)
Life-Long Learner
Seorang farmasis/apoteker harus memiliki semangat belajar sepanjang waktu, karena informasi/ilmu kesehatan terutama farmasi dan kedokteran (obat, penyakit dan terapi) terus berkembang pesat dari waktu ke waktu, sehingga kita perlu meng-update pengetahuan dan kemampuan agar tidak ketinggalan *cmiwww
selain itu 8 Star of Pharmacist lainnya itu bener-bener bisa menjadi jiwa kita ya ^^

Kemaren saat pengumuman lulus setelah sidang, Prof, Bu Debby dan Bu Juheini mengingatkan kita: Hari ini kami hanya diuji oleh 3 orang, diluar sana kita akan diuji oleh banyak orang, oleh masyarakat, kita akan diberi banyak sekali pertanyaan. Ingatlah untuk selalu belajar, merendahkan hati, kita akan keluar membawa nama baik almamater, profesi dan diri kita sendiri.

Oke Keep Fighting Sejawat Apoteker, Sejawat Farmasis, Senior-Senior dimana aja berada,salah satu tugas kita juga sebagai farmasis farmasis muda untuk terus mengembangkan profesi kita, mengenalkan pada masyarakat Indonesia siapa kita, bagaimana peran SUPER penting kita dalam dunia Kesehatan 

(Simple Ex: tanpa farmasis tidak akan ada obat>> so penyakit tidak sembuh>>jadi? tanpa farmasis tidak akan ada kosmetika (shampo, sabun, make up dll) >> SO? atau tanpa farmasis>> tidak ada segala macam imunisasi untuk pencegahan? lanjutkan aja) 

Nanti akan datang hari saat anak kecil di Indonesia ditanya mau jadi apa? dia akan menjawab mau jadi Apoteker/ Farmasis LOL khekhekhe
yay mungkin profesi kita dimayoritas masyarakat Indonesia masih "Asing" tapi gak usah berkecil hati karena profesi kita asing di rata-rata masyarakat menengah kebawah dan tingkat pendidikan yang rendah, gak semua juga, rata-rata yaaaa. Nggak Apalah yang penting sama yang diatas kita dikenal (Menghibur diri sendiri) hahahaha.

Dinegara-negara maju, kita ambil data dari money.usnews.com sebagai contoh: pharmacist dalam The 100 Best Jobs ada diurutan ke 27, dengan Best Paying Job ada pada urutan ke 8 (bukankah ada ratusan jenis pekerjaan di Dunia ini) dibawah: (1) Pysician (satu kata untuk mendeskripsikan Dokter SPESIALIS bidang: obstetricians and gynecologists (OBGIN/Kandungan), pediatricians, psychiatrists, ER doctors, dermatologists, primary care providers, neurologists, dan cardiologists), (2) Dentist, (3) Marketing Manager, (4) IT Manager, (5) Lawyer, (6) Financial Manager, (7) Sales Manager
(YAY mencapai posisi manajer itu nggak gampang, but seorang farmasis bisa menjadi marketing manager di bidang kefarmasian (Obat, Alkes, Kosmetik ituu tau kan gimana nilai barang-barang ini, >> Naik keposisi (3) dong hehehe)

Ahh kenapa nggak menjadi Dokter Spesialis atau Dentist si Best Paying Job no 1 dan 2? alasan utama saya adalah saya ditakdirkan menjadi Apoteker (^0^) oh no alasan apa ini, ituuh karena biaya kuliah dua profesi itu mahall banget (alasan apalagi ini).
Hmm baiklah, kelebihannya saya sebagai Pharmacist adalah nggak berdekatan SANGAT LANGSUNG sama yang namanya tubuh manusia lain yang dalam kondisi "kurang baik", yang kalau dokter spesialis dan dokter gigi kamu tahu kan gimana kerjanya? sentuh, raba, dll aaaah itu aku ogah, syukurnya kerjaan farmasis steril  (menghibur diri sendiri tahap 2) hahaha (sejelimet curhatan dan opini tidak penting dari saya>> Intermezo ^^ JANGAN DIANGGAP SERIUS ^^)

Masih ragu jadi Apoteker? yaaah boleh ragu kalau kamu gak kuat sama yang namanya belajar science *BECANDA semua pasti bisa kalau mau belajar ada niat, ada action bersama DOA ^^

Note: Kalau ada yang mau SHARING atau ada yang ditanyain seputar Program Profesi Apoteker di UI atau mau nanya-nanya farmasis dan dunianya silakan tulis di kolom komentar ^^ 

Best Regards :)








Lokasi: University of Indonesia, Kampus UI, Beji, Depok, West Java 16424, Indonesia

6 comments:

  1. lagi khusyuk bw ternyata ketemu sama mahasiswa fakultas tetangga, dan awww udah selesai aja sidangnyaa. aku jadi mupeng pengen cepet-cepet lulus dari kampus ini, hhhihihihi.
    semangat yah semoga cepet-cepet disumpah ya, salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehehe waah maksih Lena , salam kenl too... mksihh udh walking2 sampai ke blog ini.... ayoo semangat2 juga biar cepat slesai juga study nya ^^ iaa sidang yg menguras hati n jiwa nih *lebay ah akhirnya terlewati... insyaAllah sumpah nya 12 Februari ♡

      Delete
  2. Selamat yaaa... kita satu almamater.. aku dari Hijau-Putih.. hihi.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haii dr. gigi Justisia? hehehehe thanks program profesi baru selesai dilewati tinggal wisuda tanggal 7 Febr ini. salam kenal bu dokter ^^

      Delete
    2. Salam kenal juga,, panggil Nita ajah.. :D

      Delete

Thank you very much for visiting my blog :D
Tinggalkanlah jejak dengan memberikan komentar atau sapaan pada penulis ^^