5.10.2009

PANCAINDERA MANUSIA, Anatomi Fisiologi Manusia

2 comments    
categories: 
 by: Anis Nur Yasmine

 PANCAINDERA MANUSIA, Anatomi Fisiologi Manusia


1. KULIT

LAPISAN KULIT
EPIDERMIS ATAU KUTIKULA
Tersusun atas epitelium berlapis dan terdiri atas sejumlah lapisan sel :
- selapis lapisan tanduk
- selapis zona germinalis
* stratum korneum
* stratum lesidum
* stratum granulosum
* stratum spinosum
* Stratum basal
DERMIS ATAU KORIUM
Tersusun atas jaringan fibrus dan jaringan ikat yang elastik
a.lapisan atas → (Staratum papilar)
b.lapisan bawah →retikulans (stratum retikulans ), terdiri dari jaringan ikat longgar yang tersusun dari serabut-serabut
- serabut kolagen →kekuatan kulit
- serabut elastis →kelenturan kulit
- retikulus → memberikan kekuatan pada sekitar kelenjar dan folikel rambut.

PELENGKAP KULIT

Rambut
Sel epidermis yang berubah, rambut tumbuh dari folikel rambut di dalam epidermis.
Kuku
sel epidermis kulit-kulit yang telah berubah, tertanam dalam palung kulit menurut garis lekukan pada kulit.
Kelenjar kulit
merupakan lobulus-lobulus yang bergulung-gulung dengan saluran keluar lurus yang merupakan jalan untuk mengeluarkan berbagai zat dari badan (kelenjar keringat).


FUNGSI KULIT

Fungsi proteksi
menjaga bagian dalam tubuh terhadap gangguan fisis/mekanis, gangguan panas, gangguan refleksi dari luar dan gangguan kimiawi yang dapat menimbulkan iritasi.
Sebagai Pengatur Panas
suhu tubuh tetap stabil meskipun terjadi perubahan suhu lingkungan
Vasolidasi
Kapiler melebar →kulit menjadi dan kelebihan panas →dipancarkan ke kelenjar keringat →terjadi penguapan cairan pada permukaan tubuh.
Vasokonstriksi
Pembuluh darah mengerut → kulit menjadi pucat & dingin→keringat dibatasi→panas suhu tubuh tidak dikeluarkan.
Fungsi Ekskresi
Kelenjarkulit mengeluarkan zat-zat sisa metabolisme
Penyimpanan lemak dan air
Sebagai indera peraba

2. LIDAH Terletak pada dasar mulut
Ujung dan pinggiran lidah bersentuhan dengan gigi-gigi bawah
Permukaan melengkung pada bagian atas lidah - dorsum
Sedangkan bagian bawahnya - fremulum linguae

PERMUKAAN LIDAH
Permukaan atas - beludru dan ditutupi papil-papil
papil-papil tersebut terbagi tiga :
1. papilae sirkumvalata
ada 8 s/d 12 buah
terletak dibagian dasar lidah
2. Papilae fungiformis
diujung dan sisi lidah
3. Papilae filiformis
banyak dan tersebar di permukaan lidah


SENSASI RASA

Manis → diujung lidah
Asam → dibagian samping lidah
Asin → dibagian samping lidah
Pahit → dibagian belakang lidah

FUNGSI LIDAH'

MENDORONG MAKANAN
MENGADUK MAKANAN'
MEMBOLAK-BALIK MAKANAN
MERASAKAN KERAS DAN LEMBUTNYA MAKANAN
MELUMATKAN MAKANAN

FUNGSI PAPIL/ KUNCUP PENGECAP

Substansi - bentuk cairan/ larut dengan saliva
Kuncup pengecap bekerja sama dengan reseptor pada rambut pengecap, kemudian menstimulasi dendrit sensorik- impuls saraf - saraf fasial (CN VII) dan saraf glosofarinyeal (CN IX) melalui jalur pengecap - insula korteks serebelar

3. MATA

Mata adalah organ yang komplek, dimata terdapat reseptor khusus cahaya yang disebut fotoreseptor
Setiap mata mempunyai satu lapisan reseptor, suatu sistem lensa untuk memusatkan cahaya pada reseptor, dan sistem saraf untuk menghantarkan impuls dari reseptor ke otak

Umumnya mata dilukiskan sebagai bola, tetapi sebetulnya lonjong dan bukan bulat seperti bola. Bola mata mempunyai garis menengah kira-kira 2½ centimeter, bagian depannya bening, serta terdiri dari tiga lapisan :
Lapisan luar(fibrus) yang merupakan lapisan penyangga.
Lapisan tengah(vaskuler).
Lapisan dalam, lapisan saraf.


SARAF-SARAF DALAM MATA

Saraf optikus atau urat saraf kranial kedua adalah saraf sensorik untuk penglihatan.
Saraf penglihatan memiliki tiga pembungkus yang serupa dengan yang ada pada meningen otak.
Lapisan luarnya kuat dan pibrus serta bergabung dengan sklera, lapisan tengah halus seperti arakhnoid, sementara lapisan dalam adalah vakuler (yang mengandung banyak pembuluh darah).

BAGIAN DARI BOLA MATA DAN FUNGSINYA

Bagian bola mata Fungsi
Konjungtiva Melindungi kornea dari gesekan
Sklera Melindungi bola mata dari kerusakan mekanis dan memungkinkan melekatnya otot mata.
Kornea (lensa mata) Memungkinkan lewatnya cahaya dan merefrksikan cahaya.
Koroid Mengandung pembuluh darah menyuplai retina dan melindungi refleksi cahaya dalam mata.
Badan siliaris Menyokong lensa, menganung otot yang memungkinkan lensa berubah bentuk, dan mensekresikan aqueous humor.
Iris (pupil) Mengendalikan ukuran pupil, sedangkan pigmennya mengurangi lewatnya cahaya
Lensa Untuk pemfokus dengan merubah bentuk
Retina Mengandung sel batang dan kerucut
Fovea (bintik kuning) Bagian retina yang mengandung sel kerucut
Bintik mata Daerah tempat sarf optik meninggalkan bagian dalam bola mata dan tidak mengandung sel knus dan batang
Vitrous humor Menyokng lensa dan menlong dalam menjaga bentuk bola
Aqueous humor Menjaga bentuk kantung depan bola mata

KELAINAN PADA MATA

Mata myopi (rabun jauh): tidak jelas melihat benda yang letaknya jauh dan dapat ditolng dengan kaca mata berlensa negatif
Hipermetropi(rabun dekat): tidak jelas melihat benda yang letaknya dekat dan dapat ditolong dengan kaca mata berlensa positif.
Presbiopi (mata tua) : akomodasi lensa berkurang ditolong kaca mata rangkap
Trachoma : penyakit mata karena virus trachoma A, B dan C
Conjungtivis: radang mata
Buta warna : karena kurang sel reseptor yang konus(kerucut)
Katarak : lensa mengeras
Xeroptalmia : rabun senja karen difisiensi vitamin A

4. TELINGA

Telinga luar
Daun telinga (aurikel atau pinna)
Liang telinga (meatus auditorius external)
Telinga tengah
Gendang telinga (membrana tympani)
Tulang-tulang pendengaran
Otot stapedius
Saluran eustachi (tuba eustachius)
Telinga dalam
Kanalis semirkularis
Vestibula
Tingkap oval
Membran reissner
Sel rambut


BAGIAN DARI TELINGA DAN FUNGSINYA

AURIKEL/DAUN TELINGA
untuk menangkap gelombang suara dan mengarahkannya ke dalam MAE
MEATUS AUDITORIUS EKSTERNAL/ LIANG TELINGA LUAR
berfungsi sebagai buffer terhadap perubahan kelembaban dan temperatur yang dapat mengganggu elastisitas membran tympani
MEMBRANA TYMPANI/GENDANG TELINGA
Berfungsi menerima getaran suara dan meneruskannya pada tulang pendengaran
TULANG TULANG PENDENGARAN
Berfungsi menurunkan amplitudo getaran yang diterima dari membran tympani dan meneruskannya ke jendela oval
TUBA EUSTACHIUS
Berfungsi untuk menjaga keseimbangan tekanan udara di luar tubuh dengan di dalam telinga tengah
OTOT STAPEDIUS
Kelumpuhan pada stapedius dapat menyebabkan osilasi lebar pada tulang sanggurdi, menyebabkan reaksi peninggian getaran suara. Suara yang terlalu tinggi dapat menyebabkan ketulian.
KANALIS SEMISIRKULARIS
Berkaitan dengan sistem keseimbangan tubuh dalam hal rotasi
VESTIBULA
Berkaitan dengan sistem keseimbangan tubuh dalam hal posisi.
TINGKAP OVAL
bukaan berselaput yang menghubungkan telinga tengah dengan telinga dalam.
SEL RAMBUT
Sel yang ada di dalam telinga yang berfungsi sebagai penerus gelombang suara dari telinga dalam kepada sel-sel syaraf pendengaran.juga berfungsi sebagai landasan atau dasar dari koklea dan tulang-tulang pendengaran di dalam telinga.

MEKANISME PENDENGARAN

* Getaran suara ditangkap oleh aurikel yang diteruskan keliang telinga sehingga menggetarkan membran tympani.
* Getaran diteruskan ke tulang tulang pendengaran, stapes akhirnya menggerakkan foramen oval yang juga menggerakkan perilymph dalm skala vestibuli. Dilanjutkan melalui membran vestibuler yang mendorong endolymph dan membran basal ke arah bawah, perilymph dalam skala tympani akan bergerak sehingga mendorong foramen rotundum ke arah luar.
* Skala media yang menjadi cembung mendesak endolymph dan mendorong membran basal dan menggerakkan perilymph pada skala tympani.
Pada saat istirahat,ujung sel rambut berkelok kelok dan dengan berubahnya membran basal, ujung sel rambut menjadi lurus. Rangsangan fisik tadi diubah oleh adanya perbedaan ion kalium dan natrium menjadi aliran listrik yang diteruskan ke nervus VIII yang diteruskan ke lobus temporal untuk dianalisis

CAIRAN TELINGA

Endolimfe
Endolimfe atau cairan Scarpa adalah cairan yang berada di dalam labirin telinga dalam. Kation utama yang berada di cairan ekstraselular ini adalah kalium. Ion yang terdapat di dalam endolimfe lebih banyak dari perilimfe.
Gangguan pada endolimfe dapat menyebabkan gerakan tersentak-sentak dan dapat membuat mabuk darat.
Perlimfe dan endolimfe memiliki komposisi ionik yang unik yang sesuai untuk menjalankan fungsinya yaitu mengatur rangsangan elektrokimiawi dari sel-sel rambut di indera pendengaran. Potensoal listrik dari endolimfe ~80-90 mV lebih positif dari perilimfe.
Perilimfe
Perilimfe adalah cairan ekstraseluler yang terletak di koklea, tepatnya pada bagian skala timpani dan skala vestibuli. Komposisi ionik perimlife seperti pada plasma dan cairan serebrospinal. Kation terbanyak adalah natrium.
Perlimfe dan endolimfe memiliki komposisi ionik yang unik yang sesuai untuk menjalankan fungsinya yaitu mengatur rangsangan elektrokimiawi dari sel-sel rambut di indera pendengaran. Potensoal listrik dari endolimfe ~80-90 mV lebih positif dari perilimfe.

5. HIDUNG


Rasa penciuman diransang oleh gas yang terhirup ataupun oleh unsur-unsur halus
Kalu kita bernafas lewat hidung dan kita mencium bau suatu udara, udara yang kita hisap melewati bagian atas dari rongga hidung melalui konka nasalis

Di dalam konka nasalis terdapat tiga pasang karang hidung

Konka nasalis : a. Konka nasalis superior
b. Konka nasalis media
c. Konka nasalis inferior

FISIOLOGI PENCIUMAN

Bau yang masuk ke dalam rongga hidung akan meransang saraf (nervus olfaktorius) dari bulbus olfaktorius.
Indera bau bergerak melalui traktus olfaktorius dengan peranteraan stasiun penghubung pusat olfaktorius pada lobus temporalis di otak besar tempat perasaan itu ditafsirkan.


KELAINAN PADA PENCIUMAN

Rasa penciuman akan lemah
Selaput lendir hidung kering
Basah
Membengkak seperti influenza
Rasa penciuman hilang sama sekali, karena ada komplikasi suatu cedera pada kepala
Usia yang lebih dari 80 tahun, 75 % kemampuan penciuman terhadap bau terganggu
Gangguan penciuman :
Anosmia
Hiposmia
disosmia

DESKRIMINASI BAU
Bau yang berbeda dan menghasilkan pada ruang yang berbeda
Bau khuss, bergantung pada pola ruang perangsangan reseptor dalam membran mukosa olfaktorius
Bila seseorang mencium bau yang paling tidak disukai, maka persepsi akan bau akan menurun dan kemudian berhenti.

PERBEDAAN ALAT PENCIUMAN DAN PENGECAP

Alat penciuman Alat pengecap
Menentukan zat yang jauh letaknya Menentukan zat yang letaknya dalam rongga
Menentukan banyak sekali macam rasa Menentukan 4 macam rasa
Memerlukan zat kimia Tidak memerlukan zat kimia

2 comments:

  1. thanks before,,
    aku elf jga loh ^^

    ReplyDelete
  2. Thank u:D aq non elf but boice... tp q suka Kyuhyun Suju hehehe

    ReplyDelete

Thank you very much for visiting my blog :D
Tinggalkanlah jejak dengan memberikan komentar atau sapaan pada penulis ^^