About Me

My Photo

Tamiang Layang, Banjarmasin, Bandung
Apoteker Program In UNIVERSITY OF INDONESIA, Faculty of Pharmacy

My Instagram

Farmasi 08

Farmasi 08
Always miss them ....

@yasminebutik

@yasminebutik
Instagram More n More Fashion Bag IDR start from 100-200ribu. chic, stylist n original
Powered by Blogger.

Follow by Email

Translate

Followers

Wednesday, 10 June 2009

Penelitian Bentuk Gelombang

BAB I

PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG

Aktivitas praktikum atau kegiatan penelitian merupakan tugas yang menyenangkan sekaligus menantang. Tugas ini perlu dilakukan dengan segala kemempuan. Berdasarkan pengalaman belajar yang dimiliki. Dengan meneliti dan membuat laporan, pengetahuan kita akan meningkat seiring dengan pelaksanaan tahap-tahap dalam penelitian. Selain itu, kreativitasmu terutama dalam penelitian ilmiah akan berkembang.

Gelombang merupakan osilasi (gerak bolak-balik) yang bergerak tanpa membawa partikel medium (perantara) bersamanya. Dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak sekali contoh gelombang. Gelombang permukaan air, gelombang bunyi, gelombang cahaya, gelombang tali, semua itu merupakan contoh kecil dari gelombang.

Dalam Fisika, gelombang dapat mengalami beberapa gejala. Secara umum terdapat beberapa gejala gelombang yaitu superposisi, refleksi (pemantulan), refraksi (pembiasan), interferensi (perpaduan), dispersi, difraksi (pelenturan), dan polarisasi. Dari semua gejala gelombang tersebut kami melakukan penelitian gejala refleksi, difraksi dan interferensi gelombang melalui pengamatan langsung agar lebih memahami uraian atau teori dari materi buku pelajaran.

Pada pokok bahasan pembelajaran bab I Gejala Gelombang ada beberapa hal yang menjadi indikator hasil pembelajaran. Salah satu di antaranya adalah siswa mampu memahami dan menjelaskan pola pemantulan gelombang (refleksi), pelenturan gelombang (difraksi), dan penggabungan gelombang (interferensi).

Karena itulah kami membuat laporan penelitian dengan judul “Gejala Refleksi, Difrakasi dan Interferensi Gelombang”. Praktikum ini dilaksanakan dengan mempelajari satu jenis gelombang yaitu gelombang permukaan air, karena gelombang permukaan air dapat diteliti dengan alat yang sederhana yaitu tangki riak atau tangki gelombang.

B. TUJUAN DAN KEGUNAAN PENELITIAN

1. Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :

a. Meneliti dengan cara melakukan praktikum bagaimana gejala refleksi,
difraksi
dan interferensi gelombang.
b. Dapat melakukan uji coba praktikum dan membandingkannya dengan teori pada materi pelajaran.
c. Meningkatkan kemampuan dalam pengamatan dan penelitian lalu menyampaikan hasilnya dalam bentuk tulisan dan gambar.

2. Kegunaan penelitian

Kegunaan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah :

a. Memberikan masukan kepada siswa, terkhususnya program jurusan IPA akan pentingnya pembuktian teori yang diterima disekolah mengenai gejala gelombang dengan cara melakukan praktikum langsung.

b. Memberikan penjelasan yang lebih rinci terhadap materi gejala gelombang atau sifat-sifat gelombang


BAB II

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. PEMANTULAN (REFLEKSI) GELOMBANG

1. Gelombang Permukaan Air

Gelombang permukaan air dapat berupa gelombang lurus atau
gelombang lingkaran. Berikut ini kami lampirkan prosedur bagaimana
tata cara dalam melaksanakan praktikum, dengan melakukan
pengamatan terhadap gelombang permukaaan air.

AKTIVITAS 1

PEMANTULAN GELOMBANG PERMUKAAN AIR

A. Tujuan


1. mampu menggambar muka gelombang melingkar dan datar.
2. menggambarkan gelombang datang dengan gelombang pantul.

B. Alat dan Bahan
1. Set ripple tank (tangki riak)
2. Lampu
3. Kertas putih

C. Langkah kerja
1. Menyiapkan alat yang akan dugunakan tanpa penghalang.
a. Atur vibrator sehingga menyentuh air, kemudian nyalakan.
b. Nyalakan lampu penerangnya.
c. Amati muka gelombang yang ditangkap kertas
d. Ulangi langkah a sampai c untuk vibrator panjang.

2. Siapkan alat dengan memasang penghalang
a. Atur vibrator bulat sehingga menyentuh air, kemudian nyalakan.
b. Nyalakan lampu penerangnya.
c. Amati gelombang datang dan gelmbang pantul.
d. Ulangi langkah a sampai c untuk vibrator panjang.



D. Tugas dan pertanyaan
1. Gambarkan muka gelombang yang terbentuk dari kedua vibrator.
2. Bagaimana bentuk muka gelombang yang dihasilkan oleh
masing-masing vibrator?
3. Gambarkan gelombang datang dan gelombang yang dipantulkan oleh penghalang.
4. Bagaimana hubungan sudut datang dengan sudut pantul?
Jawab:

1. Gambar muka gelombang yang terbentuk dari kedua vibrator :

λ
λ

Muka gelombang dan sinar
(a.) Gelombang Melingkar
(b.) Gelombang datar

2. Bentuk muka gelombang yang dihasilkan oleh masing-masing vibrator yaitu pada batang vibrator ditempelkan pembangkit gelombang, ada dua macam pembangkit gelombang yaitu pembangkit keping yang menghasilkan gelombang lurus/mendatar dan pembangkit bola yang menghasilkan gelombang lingkaran/melingkar.

3. Gambar gelombang datang dan gelombang yang dipantulkan oleh penghalang :

(a.) Pemantulan gelombang melingkar oleh bidang datar (penghalang)


N
sinar datang sinar pantul




muka gelombang datang muka gelombang pantul


i r





(b.) Pemantulan gelombang lurus oleh bidang datar (penghalang)

N
Sinar Datang Sinar pantul
i r
M P





Muka gelombang Muka gelombang
datang pantul
i r
O






4. Hubungan sudut datang dengan sudut pantul yaitu sinar datang merupakan garis tegak lurus muka gelombang datang dan sinar pantul, yaitu garis tegak lurus muka gelombang pantul. Dan garis normal (N), yaitu garis tegak lurus bidang datar, sudut yang dibentuk oleh sinar datang dan garis normal N disebut sudut datang, dan sudut yang dibentuk oleh sinar pantul dan garis normal N disebut sudut pantul. Dengan mengukur besar kedua sudut ini, diperoleh bahwa sudut datang (i) sama dengan sudut pantul (r). Pernyataan ini lah yang disebut hukum pemantulan gelombang, yang berlaku untuk semua jenis gelombang. Jadi Hubungan antara sudut datang dan sudut pantul adalah kedua sudutnya sama (i = r ).


B. PELENTURAN (DIFRAKSI) GELOMBANG

Difraksi gelombang adalah pembelokan gelombang yang disebabkan oleh adanya penghalang berupa celah. Jika penghalang celah yang diberikan lebar, difraksi tidak begitu jelas terlihat. Muka gelombang yang melalui celah hanya melengkung dibagian tepi celah, seperti pada Gambar a. Akan tetapi, jika celah penghalang sempit, difraksi gelombang tampak jelas. Celah bertindak sebagai sumber gelombang berupa titik, dan gelombang yang melalui celah dipancarkan berbentuk lingkaran-lingkaran dengan celah tersebut sebagai pusatnya. Seperti ditunjukkan pada gambar b.



Untuk mengamati gejala difraksi gelombang kami melakukan praktikum dengan prosedur seperti di bawah ini.

AKTIVITAS 2

DIFRAKSI

A. Tujuan
Setelah melakukan aktivitas ini, kita dapat menggambarkan muka gelombang melingkar dan datar setelah melalui celah.

B. Alat dan Bahan
1. Set ripple tank (tangki riak)
2. Lampu
3. Kertas putih

C. Langkah kerja
1. Siapkan alat dan bahan yang digunakan
2. Atur vibrator hingga menyentuh air, kemudian nyalakan.
3. Nyalakan lampu penerang.
4. Amati muka gelombang sebelum dan sesudah melewati celah yang ditangkap kertas.
5. Ulangi langkah 1-4 dengan vibrator yang berbeda.


D. Tugas dan pertanyaan
1. Gambarkan muka gelombang sebelum dan sesudah melewati celah.
2. Bagaimana bentuk muka gelombang sebelum dan sesudah melewati celah?
3. Simpulkan hasil pengamtanmu.

Jawab:

1. Gambar muka gelombang sebelum dan sesudah melewati celah :


2. Bentuk muka gelombang sebelum melewati celah ukurannya normal atau tetap dan bentuk muka gelombang sesudah melewati celah yaitu celah bertindak sebagai sumber gelombang berupa titik, dan muka gelombang yang melalui celah dipancarkan sesuai dengan lebar celah. Pada celah lebar, hanya muka gelombang pada tepi celah saja yang melengkung sedangkan pada celah sempit, difraksi gelombang tampak jelas, yaitu gelombang lurus setelah melalui celah berbentuk lingkaran-lingkaran dengan celah tersebut sebagai pusatnya.
Melalui pengamatan terdapat perbedaan pada muka gelombang sebelum dan setelah melewati celah, perubahan yang terlihat adalah perubahan ukuran muka gelombang. Setelah melewati celah, gelombang mengalami pelenturan sehingga muka gelombang menjadi lebih kecil dari sebelumnya.

3. Kesimpulan :
Pada ukuran celah yang sempit, gelombang yang datang dapat melentur setelah melalui celah tersebut. Lenturan gelombang yang disebabkan oleh adanya penghalang berupa celah dinamakan difraksi gelombang.


B. PENGGABUNGAN (INTERFERENSI) GELOMBANG

Interferensi adalah penggabungan secara superposisi dua buah gelombang atau lebih. Pola interferensi gelombang dapat dilihat dengan melakukan kegiatan atau praktikum berikut.

AKTIVITAS 3

INTERFERENSI

A. Tujuan
1. mampu menggambarkan muka gelombang melingkar dan datar setelah melalui celah ganda
2. mengetahui pola interferensi gelombang.

B. Alat dan Bahan
1. Set ripple tank (tangki riak)
2. lampu
3. kertas putih

C. Langkah kerja
1. Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan
2. Atur vibrator sehingga menyentuh air, kemudian nyalakan.
3. Nyalakan lampu penerangnya.
4. Amati muka gelombang sesudah melewati celh ganda yang ditangkap kertas.
5. Amati gabungan dua gelombang yang keluar dari celah ganda.
6. ulangi langkah 1-3 dengan mengganti celah menggunakan dua vibrator.
7. Amati gabungan dua gelombang yang dihasilkan dua vibrator.

D. Tugas dan pertanyaan
1. gambarkan muka gelombang sesudah melewati celah ganda.
2. Bagaimana bentuk muka gelombang sesudah melewati celah ganda ?
3. Bagaimana gabungan dua gelombang sesudah melewati celah ganda ?
4. Bagaimana gabungan dua gelombang yang dihasilkan dua vibrator ?
5. Simpulkan hasil aktivitasmu.


Jawab :

1. Gambar muka gelombang sesudah melewati celah ganda :



Maks


S1
Min


Maks


Min
S2


maks


2. Bentuk muka gelombang sesudah melewati celah ganda adalah kedua gelombang tersebut menjalar pada arahnya masing-masing. Ada alur-alur di permukaan air yang tampak bergelombang, tetapi ada juga alur-alur yang tenang, seolah-olah gelombang tidak pernah melaluinya.

3. Gabungan dua gelombang sesudah melewati celah ganda akan terjadi interferensi.


4. Gabungan dua gelombang yang dihasilkan kedua vibrator menjalar pada arahnya masing-masing. Kemudian, di suatu titik tertentu terjadi tabrakan antarmuka gelombang dari kedua gelombang tersebut.

5. kesimpulan
Dari interferensi kedua gelombang muncul adanya gelombang yang diperkuat sehingga disebut sebagai interferensi maksimum dan ada yang melemah yang disebut dengan interferensi minimum.


BAB III

P E N U T U P


A. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis dapat menarik kesimpulan
sebagai berikut :

1. a. Pada pola pemantulan gelombang (Refleksi) hubungan antara sudut
datang dan sudut pantul diperoleh bahwa sudut datang (i) sama
dengan sudut pantul (r). Pernyataan ini lah yang disebut hukum
pemantulan gelombang, Hubungan antara sudut datang dan sudut
pantul adalah kedua sudutnya sama (i = r ).
b.Gelombang permukaan air dapat berupa gelombang lurus/mendatar
dan gelombang lingkaran/melingkar.

2. Difraksi gelombang adalah pembelokan gelombang yang disebabkan oleh adanya penghalang berupa celah. Jika penghalang celah yang diberikan lebar, difraksi tidak begitu jelas terlihat. Jika celah penghalang sempit, difraksi gelombang tampak jelas.

3. Interferensi adalah penggabungan secara superposisi dua buah
gelombang atau lebih. Dari interferensi kedua gelombang muncul adanya gelombang yang diperkuat sehingga disebut sebagai interferensi maksimum dan ada yang melemah yang disebut dengan interferensi minimum.


B. SARAN

Berdasarkan penelitian penulis dapat memberikan saran sebagai
berikut :

1. Dalam melakukan praktikum. Alat dan bahan yang digunakan harus benar-benar disiapkan.

2. Kekompakan sangat diperlukan dalam melakukan praktikum
secara berkelompok, agar praktikum dapat berjalan lancar.

3. Sebelum melakukan praktikum, terlebih dahulu kita diharapkan
lebih dulu mendalami materi yang akan dipraktikan.

DAFTAR PUSTAKA

Istiyono, Edi, 2006, Fisika Untuk Kelas XII, Klaten : Intan Pariwara

Supiyanto, 2004, Fisika SMA Untuk SMA Kelas XII, Jakarta : Erlangga

Kanginan, Marthen, 2004, Fisika SMA kelas XII, Jakarta : Erlangga

10 comments:

  1. Assalamu'alaikum...teh jazakilah...blog t2h memudahkan saya buat tugas vcka....

    ReplyDelete
  2. To EL-IENA : wassalam buat ade yang udah nyampe blog nic. hehehe

    teh jazakilah siapa ya de? salah send coment ea?

    ReplyDelete
  3. n_n maksudnya,jazakillah itu...bhasa arabnya terimakasih.....tapi lebih halus lagi...karena jazakillah itu artinya,"Semoga Allah embalas kebaikan mu...."

    ReplyDelete
  4. Jazakillah itu bahasa arabnya teriakasih.....,tapi lebih halus lagi. Karena arti jazakillah itu,,, "semoga Allah embalas kebaikan mu..."

    ReplyDelete
    Replies
    1. iaaa makasih yaaa lina syg...... jazakillah balik yaa

      Delete
  5. trimakasih ya!!!!!!!!laporan saya jadi tambah ringan......Alhamdulillah.......

    ReplyDelete
  6. terima kasih postingx tapi rumusx ko pada ilang jadi masih kurang enak kalo di baca

    ReplyDelete
  7. tfay@ iy neh gambar ny jadi pada hilang, kode html ga kbaca
    postingan lama dek, wktu k2 SMA hehehehe

    ReplyDelete
  8. kpan plang k'Tala???



    #pdhal,aq za gk knal.wkwkwkwkwkwkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. waah masih ad yg baca postingan ini.. :)tq

      Delete

Thank you very much for visiting my blog :D
and leave a comment in this blog so can be better in the future ^^

My Blog

My Blog
Fashion, Fotografi, Chocolate, Coffe and Study

Share it

Total Pageviews

Penelitian Bentuk Gelombang

BAB I

PENDAHULUAN


A. LATAR BELAKANG

Aktivitas praktikum atau kegiatan penelitian merupakan tugas yang menyenangkan sekaligus menantang. Tugas ini perlu dilakukan dengan segala kemempuan. Berdasarkan pengalaman belajar yang dimiliki. Dengan meneliti dan membuat laporan, pengetahuan kita akan meningkat seiring dengan pelaksanaan tahap-tahap dalam penelitian. Selain itu, kreativitasmu terutama dalam penelitian ilmiah akan berkembang.

Gelombang merupakan osilasi (gerak bolak-balik) yang bergerak tanpa membawa partikel medium (perantara) bersamanya. Dalam kehidupan sehari-hari terdapat banyak sekali contoh gelombang. Gelombang permukaan air, gelombang bunyi, gelombang cahaya, gelombang tali, semua itu merupakan contoh kecil dari gelombang.

Dalam Fisika, gelombang dapat mengalami beberapa gejala. Secara umum terdapat beberapa gejala gelombang yaitu superposisi, refleksi (pemantulan), refraksi (pembiasan), interferensi (perpaduan), dispersi, difraksi (pelenturan), dan polarisasi. Dari semua gejala gelombang tersebut kami melakukan penelitian gejala refleksi, difraksi dan interferensi gelombang melalui pengamatan langsung agar lebih memahami uraian atau teori dari materi buku pelajaran.

Pada pokok bahasan pembelajaran bab I Gejala Gelombang ada beberapa hal yang menjadi indikator hasil pembelajaran. Salah satu di antaranya adalah siswa mampu memahami dan menjelaskan pola pemantulan gelombang (refleksi), pelenturan gelombang (difraksi), dan penggabungan gelombang (interferensi).

Karena itulah kami membuat laporan penelitian dengan judul “Gejala Refleksi, Difrakasi dan Interferensi Gelombang”. Praktikum ini dilaksanakan dengan mempelajari satu jenis gelombang yaitu gelombang permukaan air, karena gelombang permukaan air dapat diteliti dengan alat yang sederhana yaitu tangki riak atau tangki gelombang.

B. TUJUAN DAN KEGUNAAN PENELITIAN

1. Tujuan Penelitian

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :

a. Meneliti dengan cara melakukan praktikum bagaimana gejala refleksi,
difraksi
dan interferensi gelombang.
b. Dapat melakukan uji coba praktikum dan membandingkannya dengan teori pada materi pelajaran.
c. Meningkatkan kemampuan dalam pengamatan dan penelitian lalu menyampaikan hasilnya dalam bentuk tulisan dan gambar.

2. Kegunaan penelitian

Kegunaan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah :

a. Memberikan masukan kepada siswa, terkhususnya program jurusan IPA akan pentingnya pembuktian teori yang diterima disekolah mengenai gejala gelombang dengan cara melakukan praktikum langsung.

b. Memberikan penjelasan yang lebih rinci terhadap materi gejala gelombang atau sifat-sifat gelombang


BAB II

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. PEMANTULAN (REFLEKSI) GELOMBANG

1. Gelombang Permukaan Air

Gelombang permukaan air dapat berupa gelombang lurus atau
gelombang lingkaran. Berikut ini kami lampirkan prosedur bagaimana
tata cara dalam melaksanakan praktikum, dengan melakukan
pengamatan terhadap gelombang permukaaan air.

AKTIVITAS 1

PEMANTULAN GELOMBANG PERMUKAAN AIR

A. Tujuan


1. mampu menggambar muka gelombang melingkar dan datar.
2. menggambarkan gelombang datang dengan gelombang pantul.

B. Alat dan Bahan
1. Set ripple tank (tangki riak)
2. Lampu
3. Kertas putih

C. Langkah kerja
1. Menyiapkan alat yang akan dugunakan tanpa penghalang.
a. Atur vibrator sehingga menyentuh air, kemudian nyalakan.
b. Nyalakan lampu penerangnya.
c. Amati muka gelombang yang ditangkap kertas
d. Ulangi langkah a sampai c untuk vibrator panjang.

2. Siapkan alat dengan memasang penghalang
a. Atur vibrator bulat sehingga menyentuh air, kemudian nyalakan.
b. Nyalakan lampu penerangnya.
c. Amati gelombang datang dan gelmbang pantul.
d. Ulangi langkah a sampai c untuk vibrator panjang.



D. Tugas dan pertanyaan
1. Gambarkan muka gelombang yang terbentuk dari kedua vibrator.
2. Bagaimana bentuk muka gelombang yang dihasilkan oleh
masing-masing vibrator?
3. Gambarkan gelombang datang dan gelombang yang dipantulkan oleh penghalang.
4. Bagaimana hubungan sudut datang dengan sudut pantul?
Jawab:

1. Gambar muka gelombang yang terbentuk dari kedua vibrator :

λ
λ

Muka gelombang dan sinar
(a.) Gelombang Melingkar
(b.) Gelombang datar

2. Bentuk muka gelombang yang dihasilkan oleh masing-masing vibrator yaitu pada batang vibrator ditempelkan pembangkit gelombang, ada dua macam pembangkit gelombang yaitu pembangkit keping yang menghasilkan gelombang lurus/mendatar dan pembangkit bola yang menghasilkan gelombang lingkaran/melingkar.

3. Gambar gelombang datang dan gelombang yang dipantulkan oleh penghalang :

(a.) Pemantulan gelombang melingkar oleh bidang datar (penghalang)


N
sinar datang sinar pantul




muka gelombang datang muka gelombang pantul


i r





(b.) Pemantulan gelombang lurus oleh bidang datar (penghalang)

N
Sinar Datang Sinar pantul
i r
M P





Muka gelombang Muka gelombang
datang pantul
i r
O






4. Hubungan sudut datang dengan sudut pantul yaitu sinar datang merupakan garis tegak lurus muka gelombang datang dan sinar pantul, yaitu garis tegak lurus muka gelombang pantul. Dan garis normal (N), yaitu garis tegak lurus bidang datar, sudut yang dibentuk oleh sinar datang dan garis normal N disebut sudut datang, dan sudut yang dibentuk oleh sinar pantul dan garis normal N disebut sudut pantul. Dengan mengukur besar kedua sudut ini, diperoleh bahwa sudut datang (i) sama dengan sudut pantul (r). Pernyataan ini lah yang disebut hukum pemantulan gelombang, yang berlaku untuk semua jenis gelombang. Jadi Hubungan antara sudut datang dan sudut pantul adalah kedua sudutnya sama (i = r ).


B. PELENTURAN (DIFRAKSI) GELOMBANG

Difraksi gelombang adalah pembelokan gelombang yang disebabkan oleh adanya penghalang berupa celah. Jika penghalang celah yang diberikan lebar, difraksi tidak begitu jelas terlihat. Muka gelombang yang melalui celah hanya melengkung dibagian tepi celah, seperti pada Gambar a. Akan tetapi, jika celah penghalang sempit, difraksi gelombang tampak jelas. Celah bertindak sebagai sumber gelombang berupa titik, dan gelombang yang melalui celah dipancarkan berbentuk lingkaran-lingkaran dengan celah tersebut sebagai pusatnya. Seperti ditunjukkan pada gambar b.



Untuk mengamati gejala difraksi gelombang kami melakukan praktikum dengan prosedur seperti di bawah ini.

AKTIVITAS 2

DIFRAKSI

A. Tujuan
Setelah melakukan aktivitas ini, kita dapat menggambarkan muka gelombang melingkar dan datar setelah melalui celah.

B. Alat dan Bahan
1. Set ripple tank (tangki riak)
2. Lampu
3. Kertas putih

C. Langkah kerja
1. Siapkan alat dan bahan yang digunakan
2. Atur vibrator hingga menyentuh air, kemudian nyalakan.
3. Nyalakan lampu penerang.
4. Amati muka gelombang sebelum dan sesudah melewati celah yang ditangkap kertas.
5. Ulangi langkah 1-4 dengan vibrator yang berbeda.


D. Tugas dan pertanyaan
1. Gambarkan muka gelombang sebelum dan sesudah melewati celah.
2. Bagaimana bentuk muka gelombang sebelum dan sesudah melewati celah?
3. Simpulkan hasil pengamtanmu.

Jawab:

1. Gambar muka gelombang sebelum dan sesudah melewati celah :


2. Bentuk muka gelombang sebelum melewati celah ukurannya normal atau tetap dan bentuk muka gelombang sesudah melewati celah yaitu celah bertindak sebagai sumber gelombang berupa titik, dan muka gelombang yang melalui celah dipancarkan sesuai dengan lebar celah. Pada celah lebar, hanya muka gelombang pada tepi celah saja yang melengkung sedangkan pada celah sempit, difraksi gelombang tampak jelas, yaitu gelombang lurus setelah melalui celah berbentuk lingkaran-lingkaran dengan celah tersebut sebagai pusatnya.
Melalui pengamatan terdapat perbedaan pada muka gelombang sebelum dan setelah melewati celah, perubahan yang terlihat adalah perubahan ukuran muka gelombang. Setelah melewati celah, gelombang mengalami pelenturan sehingga muka gelombang menjadi lebih kecil dari sebelumnya.

3. Kesimpulan :
Pada ukuran celah yang sempit, gelombang yang datang dapat melentur setelah melalui celah tersebut. Lenturan gelombang yang disebabkan oleh adanya penghalang berupa celah dinamakan difraksi gelombang.


B. PENGGABUNGAN (INTERFERENSI) GELOMBANG

Interferensi adalah penggabungan secara superposisi dua buah gelombang atau lebih. Pola interferensi gelombang dapat dilihat dengan melakukan kegiatan atau praktikum berikut.

AKTIVITAS 3

INTERFERENSI

A. Tujuan
1. mampu menggambarkan muka gelombang melingkar dan datar setelah melalui celah ganda
2. mengetahui pola interferensi gelombang.

B. Alat dan Bahan
1. Set ripple tank (tangki riak)
2. lampu
3. kertas putih

C. Langkah kerja
1. Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan
2. Atur vibrator sehingga menyentuh air, kemudian nyalakan.
3. Nyalakan lampu penerangnya.
4. Amati muka gelombang sesudah melewati celh ganda yang ditangkap kertas.
5. Amati gabungan dua gelombang yang keluar dari celah ganda.
6. ulangi langkah 1-3 dengan mengganti celah menggunakan dua vibrator.
7. Amati gabungan dua gelombang yang dihasilkan dua vibrator.

D. Tugas dan pertanyaan
1. gambarkan muka gelombang sesudah melewati celah ganda.
2. Bagaimana bentuk muka gelombang sesudah melewati celah ganda ?
3. Bagaimana gabungan dua gelombang sesudah melewati celah ganda ?
4. Bagaimana gabungan dua gelombang yang dihasilkan dua vibrator ?
5. Simpulkan hasil aktivitasmu.


Jawab :

1. Gambar muka gelombang sesudah melewati celah ganda :



Maks


S1
Min


Maks


Min
S2


maks


2. Bentuk muka gelombang sesudah melewati celah ganda adalah kedua gelombang tersebut menjalar pada arahnya masing-masing. Ada alur-alur di permukaan air yang tampak bergelombang, tetapi ada juga alur-alur yang tenang, seolah-olah gelombang tidak pernah melaluinya.

3. Gabungan dua gelombang sesudah melewati celah ganda akan terjadi interferensi.


4. Gabungan dua gelombang yang dihasilkan kedua vibrator menjalar pada arahnya masing-masing. Kemudian, di suatu titik tertentu terjadi tabrakan antarmuka gelombang dari kedua gelombang tersebut.

5. kesimpulan
Dari interferensi kedua gelombang muncul adanya gelombang yang diperkuat sehingga disebut sebagai interferensi maksimum dan ada yang melemah yang disebut dengan interferensi minimum.


BAB III

P E N U T U P


A. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis dapat menarik kesimpulan
sebagai berikut :

1. a. Pada pola pemantulan gelombang (Refleksi) hubungan antara sudut
datang dan sudut pantul diperoleh bahwa sudut datang (i) sama
dengan sudut pantul (r). Pernyataan ini lah yang disebut hukum
pemantulan gelombang, Hubungan antara sudut datang dan sudut
pantul adalah kedua sudutnya sama (i = r ).
b.Gelombang permukaan air dapat berupa gelombang lurus/mendatar
dan gelombang lingkaran/melingkar.

2. Difraksi gelombang adalah pembelokan gelombang yang disebabkan oleh adanya penghalang berupa celah. Jika penghalang celah yang diberikan lebar, difraksi tidak begitu jelas terlihat. Jika celah penghalang sempit, difraksi gelombang tampak jelas.

3. Interferensi adalah penggabungan secara superposisi dua buah
gelombang atau lebih. Dari interferensi kedua gelombang muncul adanya gelombang yang diperkuat sehingga disebut sebagai interferensi maksimum dan ada yang melemah yang disebut dengan interferensi minimum.


B. SARAN

Berdasarkan penelitian penulis dapat memberikan saran sebagai
berikut :

1. Dalam melakukan praktikum. Alat dan bahan yang digunakan harus benar-benar disiapkan.

2. Kekompakan sangat diperlukan dalam melakukan praktikum
secara berkelompok, agar praktikum dapat berjalan lancar.

3. Sebelum melakukan praktikum, terlebih dahulu kita diharapkan
lebih dulu mendalami materi yang akan dipraktikan.

DAFTAR PUSTAKA

Istiyono, Edi, 2006, Fisika Untuk Kelas XII, Klaten : Intan Pariwara

Supiyanto, 2004, Fisika SMA Untuk SMA Kelas XII, Jakarta : Erlangga

Kanginan, Marthen, 2004, Fisika SMA kelas XII, Jakarta : Erlangga